TVXQ5!

TVXQ5!
Rising Gods of the East

Sunday, December 29, 2013

sejarahku menjadi Cassiopeia

“Menjadi CASSIOPEIA bukanlah hal yang sulit tapi ketika kamu menjadi CASSIOPEIA maka kamu harus siap memperjuangkannya” Dahulunya, sebelum aku mengenal DBSK, aku adalah salah satu pecinta anime dan lagu soundtrack-nya. Cukup fanatik juga dan sempat menjadi anggota komunitasnya. Tapi ditahun kedua, aku memiliki sedikit masalah dengan anggota mereka dan membuatku kurang nyaman di komunitas itu. Ditahun yang sama, 2009, aku mengenal sebuah acara radio yang memutar lagu-lagu Asia Timut, termasuk Jepang dan Korea. Awalnya aku hanya bermaksud mendengarkan lagu-lagu Jepang-nya saja tapi tak jarang aku menyukai lagu-lagu Korea yang diputar di acara itu. Aku melakukan promosi acara itu pada teman-teman sekelasku dan hasilnya dalam satu bulan saja teman-temanku sudah ada yang menjadi K-popers. Sayangnya aku belum sepenuhnya menjadi K-popers, apalagi CASSIOPEIA. Padahal aku sudah pernah mendengar lagu DBSK yaitu Mirotic. Tapi, aku hanya sekedar suka dan belum ‘kepikiran’ untuk menjadi fans mereka. Saat masalahku dengan komunitas memuncak, aku memutuskan untuk ‘pindah halauan’ ke musik Korea. Tapi, aku belum tahu hendak masuk fandom apa, jadi aku sering bertanya pada teman-temanku yang sudah memiliki fandom. Saat itu, akhir tahun 2009, aku mendengarkan sebuah lagu Jepang berjudul “With All My Heart” yang benar-benar membuatku terenyuh akan kata-katanya. Aku bertaya pada temanku dan ternyata itu adalah milik Tohoshinki, atau DBSK, atau TVXQ! (aku sempat bingung dengan nama grup mereka) Sangat lucu jika aku mengingat bagaimana aku mendalami karakter DBSK dan para membernya. Berkali-kali aku bertanya dan mengetes diriku sendiri tentang siapa saja member DBSK. Dan dari lima member DBSK, aku paling tidak ingat dengan Shim Changmin, yang kini justru menjadi bias utamaku. Memutuskan untuk menjadi CASSIOPEIA di akhir tahun 2009, dimasa ‘transisi’, bukanlah hal yang mudah bagiku. Banyak hal yang harus aku pertimbangkan, selain urusan sekolah tentunya. Imej CASSIOPEIA yang loyal dan ‘keterlambatan’-ku untuk masuk menjadi bagiannya, membuatku ragu. Apalagi masalah yang menimpa ketiga membernya (JYJ) dengan agensi SM Entertainment. Aku menyesal baru menjadi CASSIOPEIA sekarang. Mengapa tidak dari dulu saja aku menjadi CASSIOPEIA kalau sebenarnya aku sudah menyukai mereka sejak aku mendengar Mirotic? Apakah terlambat jika aku menjadai fans mereka sekarang? Bukankah mereka sedang diujung tanduk yang tidak pasti? Belum tentu jika aku menjadi CASSIOPEIA, mereka mengetahui kenyataan bahwa fans-nya semakin banyak, maka mereka akan menyudahi permasalahan itu dan tetap dibawah nama DBSK? Pertanyaan-pertanyaan itulah yang menyulitkanku, membuatku ragu untuk memulai. Sampai di saat aku lepas dari UN SMP, aku mulai men-download video-video DBSK dari music video, CF, variety show, concert, hingga fanmade. Selagi itu masih ada hubungannya dengan DBSK, aku akan menyukainya. Berbekal hobi baruku, aku memutuskan untuk menjadi CASSIOPEIA. Saat itu, aku merasa masih harus mengejar ketertinggalanku dari para CASSIOPEIA lainnya. Bukanlah hal yang mudah mengingat aku sudah tertinggal 7 sampai 8 tahun debutnya DBSK. Saat aku adalah CASSIOPEIA, badai datang semakin kencang. Aku menyadari jika aku adalah satu-satunya CASSIOPEIA ditahun ajaran baru di SMA-ku. Kupikir, aku akan bisa melaluinya. Ternyata tidak. Hampir seluruh K-Popers di sekolahku adalah fans dari boyband seberang. Kenyataan itu sukses membuatku drop dan berpikir, “Apakah memang sebegitu langka-kah CASSIOPEIA itu?” Tak tahunya, belum sampai enam bulan aku di sana, aku mendapati seorang senior yang juga seorang CASSIOPEIA. Bodohnya, ternyata aku sudah mengenalnya saat MOS dulu. Sempat bertukar pengalaman ini itu sih, tapi aku hanya kecewa satu hal dengannya. Ia tak se-fanatik yang kukira. Ia tidak pernah menunjukan ke-CASSIOPEIA-annya. CASSIOPEIA hanyalah sebuah nama baginya. Beruntung aku mengenal para CASSIOPEIA di kotaku dan berkat mereka, aku merasa siap untuk terus berjuang demi nama CASSIOPEIA. Hanya satu hal yang hingga kini membuatku salut dan mempertahankan nama CASSIOPEIA dalam diriku, yaitu kesetiaan dan kesabaran mereka. Tidak peduli seberapa keras tantangan atau gunjingan dari fandom lain, tapi para CASSIOPEIA tetap mempertahankan namanya. Dan aku harap kekeluargaan kita akan tetap terjaga hingga akhir masa….

No comments:

Post a Comment