TVXQ5!

TVXQ5!
Rising Gods of the East

Monday, December 2, 2013

Hari ke-3

Hari ke-3 Aku menyayangi keluargaku, sejak kecil. Namun aku paling dekat dengan orangtua Ibu-ku, terutama Kakek-ku. Ia sangat menyayangiku dan memanjakanku. Terlalu banyak tawa yang tercipta meski tak semuanya kuingat. Sejauh yang aku tahu, aku sangat dekat dengannya. Jika ditanya siapakah keluarga yang paling aku sayangi hingga sekarang, maka jawabanku adalah Kakek. Hingga mendung itu datang, Kakek dipanggil Yang Kuasa saat aku menginjak usia tiga tahun… Saat aku bertamu ke rumah orangtua Ibu, seperti biasa, aku akan mencari Kakek. Aku masuk ke dalam rumah kecil itu dan berteriak kencang memanggil Kakek. Karena tak kunjung mendapati Kakek, aku bertanya pada Ibu yang sedang berbincang dengan Nenek di teras rumah. “Ibu, Kakek di mana? Kok nggak ada di rumah?” tanyaku sambil mendekati Ibu dan Nenek. Mereka berpandangan sebentar lalu Nenek menjawab dengan lemah lembut sambil membelai rambut tipisku, “Kakek sedang pergi.” “Pergi? Pergi ke mana?” mataku memanas tanpa sadar. Saat itu yang ada dipikiranku adalah, ‘Kenapa Kakek pergi? Kenapa tidak memberitahuku?’ Nenek tersenyum lembut, matanya tampak berkaca-kaca seolah ada beban berat dibahunya. “Kakek pergi haji, Nak. Kakek sedang bersama Alloh.” Hatiku bergetar. Antara takut dan sakit. Meski aku belum mengerti maksud mereka, aku tersenyum menanggapinya. Aku kembali bertanya pada mereka, “Kapan Kakek pulang?” Ibu dan Nenek lagi-lagi terkejut dengan pertanyaanku, mungkin mereka tidak menyangka jika aku akan bertanya seperti itu. Merka bertatapan lagi lalu Ibu mendekatiku, memelukku sambil berkata, “Mungkin akan lama. Kakek sedang berhaji dan bertemu Alloh.” Tanpa kuketahui, mereka menangis. Menitikkan air mata kesedihan dan ─mungkin─ kasihan padaku yang notabene selalu bersama Kakek hingga ia menghembuskan nafas terakhir.

No comments:

Post a Comment